Beranda Drag Tips teknik cara start Drag bike yang baik supaya menang

Tips teknik cara start Drag bike yang baik supaya menang



Monsterbalap – Apa kabar Racing Lovers…..sudah ugal-ugalan kah hari ini?? Hehehe!!! Pesen mbah sih,boleh-boleh saja Hobby Racing, Hobby naik motor kenceng, tapi yang penting harus tahu tempat, situasi dan kondisi, biar nggak berakhir tragis,nahhhh!!! Mbah sih sama ya, sama suka kenceng kalau naik motor “No fast no happy and I hate slow”.

Tapi jangan kayak Mbah apalagi niru,soalnya mbah suka ngebut di jalan umum apalagi kalau didepan ada tikungan wisshhhh bukanya ngerem malah tambah gass wkwkwk, alhamdulillah baru sekali jatuh dan mudah-mudahan enggak lagi hehehe (Jangan ditiru)!! Tapi kali ini topiknya bukan mengenai Cornering, tapi mengenai ‘DRAG’, kalau pengen tau soal Cornering kalian bisa simak Disini.

Kali ini mbah akan sedikit memberi tips tentang bagaimana melakoni Start saat balapan Drag yang baik dan aman, dan tentunya tidak membuang banyak waktu di garis start. Kita mulai dari tahapan yang paling awal,Simak berikut ini:

Hal pertama yang paling penting adalah kamu harus benar-benar mengenal motor kamu, bagaimana karakter motor dan karakter power mesinya. Mulai dari tuas kopling, Throttle sampai body motor kamu harus sangat mengenalnya,karena saat balapan dimulai kamu harus bisa senyaman mungkin saat di atasnya. Maka dari itu saat sebelum race dimulai kamu sangat dianjurkan untuk latihan terlebih dahulu. Latihanya tidak perlu memakan trek 200m,yang penting untuk menemukan feeling kamu dengan Motor.

Selanjutnya adalah menentukan gaya badan kamu saat diatas motor, ada beberapa macam gaya posisi start terserah kamu mau posisi yang bagaimana,tapi yang pasti harus balance. Posisi badan harus condong kedepan 45 derajat,hal ini untuk mencegah roda depat ngangkat atau whelie, dan posisi bokong usahakan agak kebelakang untuk memberi beban pada roda belakang agar lebih ngegrip.

Untuk kaki terserah kamu bagaimana nyamanya, tapi saran mbah usahakan jangan menaruh kedua kaki kedepan apalagi sampai sejajar dengan stang, dan juga jangan menaruh kedua kaki kebelakang sampai jinjit,karena nanti akan berpengaruh pada balance apalagi jika roda terjadi spinning. Kedua kaki cukup diposisikan di area yang wajar seperti sejajar dengan footstep.

Bisa juga kamu menaruh satu kaki di footstep dan satu lagi kebelakang lalu posisi badan seperti tidur tengkurap, terserah bagaimana enaknya.

Selanjutnya adalah fokus!! Saat menunggu giliran coba kamu amati dan pelajari interval waktu lampu startnya, biar saat lampu padam kamu tidak banyak kehilangan waktu. Melepas kopling yang paling baik adalah +0,01s – +0,2s sesaat setelah lampu padam,jadi usahakan kamu benar-benar mempelajari interval waktu lampunya.

Sekencang apapun kamu tapi kalau kamu jalan sebelum lampu padam maka kamu akan dianggap jumpstart, misal gini: kamu jalan -0,01s sebelum lampu padam dan kamu menang finish dengan gap 0,30s bahkan sampai satu detikpun maka kamu akan dinyatakan kalah.

Tarik Throttle (Gas) sesua torsi mesin yang diminta,itulah mengapa mbah menyarankan untuk latihan sebelum balapan dimulai. Jangan terlalu RPM tinggi untuk mengurangi whelie & spinning dan juga jangan terlalu rendah nanti tertinggal. Soal tuas kopling itu terserah bagaimana feeling kamu.

Saat throttle sudah ditarik dan tuas kopling dilepaskan (jalan) usahakan posisi badan dibebankan seberat mungkin pada bagian depan,itu penting karena ini efeknya pada roda depan, soalnya kalau roda depan terangkat atau whelie kamu akan kehilangan banyak waktu, mau tambah gas pun bisa sulapan,mau ngurangi gas malah tertinggal, nahhh!!!

Untuk shifting gear (masukin gigi) kamu harus tahu kapan waktu yang tepat untuk masukin gigi. Jangan menunggu RPM tinggi dan jangan terlalu early shift di RPM rendah (terlalu cepat masukin gigi). Kita ambil tengah-tengahnya. Misal: saat kamu mau shifting kamu sudah di RPM 7000,kamu rasakan getaran mesinya kira-kira masih bisa nyolot atau enggak kalau ditambah gas lagi, kalau enggak ya silahkan masukan gigi.

Makanya latihan masukin gigi juga penting. Kemenangan balapan drag ditentukan dari Start 60%, Shifting gear 20% dan sisanya power mesin.

Nahhh bagaimana…bisa dipahami kan? Kalau enggak ya sorry yang sebesar-besarnya aja ya hehehe…. Silahkan dipraktekan sendiri, tapi ingat “TEMPAT”!!

Komentar dengan Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here