Beranda Info motor Saling tabrak, Pengendara Satria F150 ini meminta ganti rugi 6,9jt

Saling tabrak, Pengendara Satria F150 ini meminta ganti rugi 6,9jt

Monsterbalap – Insiden ini terjadi di daerah Cikini depan taman Ismail Marzuki. Rider Satria F150 meminta ganti rugi sebesar 6.973.000 karena merasa dirugikan oleh lawan adu Bantengnya. Kronologis kejadianya bermula saat ada anak yang mengendarai motor melawan arah dan boncengan bertiga tanpa SIM dan STNK.

”Edisi curhat dan butuh pencerahan.
Abis adu banteng dengan kecepatan speed -+87kmh dan orangnya gamau tanggung jawab dengan alasan “KAKIANAKNYA PATAH” padahal anaknya sendiri yang lawan arah bonceng ber3 gak ada SIM KTP STNK diminta ganti rugi 6.973.000 dibilang pemerasan disuruh bawa ke bengkel resmi banyak alesannya Kejadian tgl 2 juli jam 23.27 wib di daerah cikini depan taman ismail marzuki”

“Butuh masukan dan pencerahan biar dia mau ganti rugi ane ada bukti video yang kebetulan action cam temen ane lagi on dan ke record ane surat surat lengkap, udah dibawa kepolisi dan sepakat mau ganti rugi tapi sampe sekarang motor ane jadi rongsokan dirumah Makasih suhu suhu and keep safety ridding!” ungkap rider Satria F150 disalah satu grup Facebook Motovlog Indonesia.

Motor yang minta ganti rugi

Bapak dari sang anak enggan memberi ganti rugi karena menganggap Rider Satria F150 telah melakukan pemerasan. Jika melihat kondisi kerusakan motor sepertinya memang nggak terlalu parah,tapi kata sang pemilik ada beberapa part Racing yang terpasang di motor tersebut dan hampir semuanya rusak.

Nahh menurutmu gimana? mbah sih juga bingung, Rider Satria F150 minta ganti rugi yang terlalu besar,entah itu memeras atau enggak ya mbah juga nggak tahu, soalnya hanya dia sendiri yang mengetahui seluk beluk motornya. Dan sementara sang ayah dari anak tersebut juga enggan memberi ganti rugi, bahkan katanya juga menolak untuk benerin motor tersebut di bengkel.

Mending begini: Jika dirasa tuntutan ganti ruginya terlalu besar mending motornya dibawa saja kebengkel sesua permintaan sang rider dan tanggung semua biayanya. Kalau tidak ya serahin aja semuanya pada Polisi,apalagi disitu ada bukti Videonya, ya thow?

Komentar dengan Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here