Bukan Musuh Utama, Tapi Kenapa Marquez Benci Rossi?

Balapan di Misano, Italia 15/09/2019 ternyata menciptkan polemik panjang antara Marc Marquez dan Valentino Rossi. Terutama tentang apa yang dilakukan marc Marquez terhadap Rossi dan penggemarnya di Misano.

Marquez berhasil memenangkan balapan di Misano. Setelah balapan selesai Marquez mengatakan bahwa insiden antara Dirinya dan Rossi di sesi kualifikasi membuat Marquez mendapatkan motivasi lebih untuk menang.

Itu suatu pernyataan yang memiliki arti ganda. Rossi pun menanggapi pernyataan Marquez tersebut dengan mengatakan “Saya tidak perlu berseteru dengan pembalap lain untuk mendapatkan motivasi ekstra”.

Apa yang terjadi di sesi kualifikasi mungkin juga bukan sesuatu yang kebetulan, sepertinya Marquez sudah merencanakan sesuatu saat membuntuti Rossi. Karena normalnya pembalap akan menjaga jarak untuk mendaptkan waktu terbaik saat kualifikasi, tapi kenapa Marquez tidak melakukan itu? Dan kenapa harus Rossi? Padahal Dia sendiri tahu bahwa Rossi bukan pembalap yang cepat untuk mendapatkan waktu terbaik saat kualifikasi. Dan tanpa membuntuti Rossi pun Marquez bisa meraih pole dengan sendirinya.

Saat balapan selesai Marquez juga melakukan selebrasi yang sangat berlebihan yang sebelumnya belum pernah Ia lakukan. Dia terus berteriak sepanjang selebrasi. Saat selebrasi di lintasan Ia juga seperti memberikan gesture yang kurang sopan di depan pendukung Rossi, seolah-olah memberitahukan kepada orang-orang “Bahwa akulah yang berkuasa”.

Dan saat di Prc Ferme, Marquez juga melakukan hal yang sama. Ia terus berteriak dan memberikan gesture yang berlebihan ke pendukung Rossi yang hadir disana, seolah-olah Ia berkata “Ayo teriaki, teriaki saya sesuka kalian” seperti yang dikatan oleh Guido Meda.

Lalu kenapa Marquez melakukan itu semua padahal musuh utama Marquez dalam klasemen bukanlah Rossi? Dia mengalahkan Rossi pun juga bukan sesuatu yang sulit. Why?

Menurut saya, Marquez melakukan itu bukan untuk menunjukkan siapa yang paling cepat dan siapa yang menang, tapi Dia ingin membuktikan bahwa dirinya yang paling hebat. Lalu kenapa harus ke Rossi dan pendukung Rossi? Karena seperti yang kita tahu bahwa saat ini Rossi masih menjadi sesuatu yang istimewa untuk olahraga MotoGP, dan Marquez ingin menghapus itu. Lalu kenapa harus di Misano? Ya karena itu rumahnya Rossi.

Marquez selalu dihantui bayang-bayang Rossi. Semua apa yang dilakukan Rossi sudah ia lakukan/tiru. Jumlah juara pun sebentar lagi Marquez juga akan bisa menyamai Rossi, bahkan dengan sangat mudah. Tapi Marquez merasa itu belum cukup. Lalu ia mencoba memprovokasi fans Rossi dengan selebrasi dan gesture yang kurang layak diprtontonkan.

Jadi kesimpulannya adalah tujuan Marquez melakukan itu bukan untuk mengalahkan Valentino Rossi di sirkuit dan catatan rekor, tapi untuk mengalahkan NAMA BESAR Valentino Rossi di olahraga MotoGP. Karena Marquez menginginkan tempat itu.

Berikan Rating sekarang!

Komentar dengan Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here