Beranda MotoGP Kenapa Honda yang sekarang tidak kuat seperti yang dulu?

Kenapa Honda yang sekarang tidak kuat seperti yang dulu?

Monsterbalap – Kenapa dan kenapa? Nahhh kali ini saya hanya sekedar ingin mengeluarkan sedikit uneg-uneg yang sedikit mengganggu di pikiran ehehehe… Mungkin dari kalian juga bertanya-tanya kenapa sih Honda yang sekarang enggak seperti Honda yang dulu, misalnya seperti Honda tahun 2013-2014?

Jika iya, berarti kita sama hehe… tapi untung saja saya sudah menemukan jawabanya, ya meskipun agak konyol. Sebenarnya bukan jawaban sih, melainkan hanya spekulasi saja.

Ingat bagaimana superiornya Honda dulu, Marquez aja langsung meraih gelar juara didebutnya, bahkan tahun berikutnya lebih gila, yaitu menang 10 kali beruntun, ditambah dengan 3 kemenangan lainya. Tapi setelah itu? Mungkin kalian berpikir “wah Honda kok malah tambah mlempem ya?”.

Sebenarnya bukan Honda yang mlempem, tapi rivalnya yang tambah maju! Itu mutlak, karena dalam hal perkembangan tidak ada yang namanya kata kemunduran.

Di tahun 2013-2014 Honda digdaya karena memang saat itu mereka lebih unggul dari para rivalnya, terutama dalam hal teknologi seperti SSG (Seamless Shift Gerarbox), Torductor dan masih banyak lainya. Sementara Yamaha sama sekali belum mempunyai teknologi tersebut, sedangkan Ducati hanya Gigi sekian sampai sekian saja yang dapat shifting tanpa pencet kopling.

Alhasil? Ya jelas Honda sang jawaranya! Tapi sekarang para rival sudah berkembang,bahkan SSG sudah menjadi teknologi wajib yang harus dimiliki setiap produsen, jadi bukan hal yang aneh kalau rival Honda seperti Yamaha dan Ducati sekarang lebih kuat dari pada Honda.

Yamaha sudah mengadopsi SSG yang tidak kalah dari Honda,ditambah Yamaha dikenal dengan motor yang mempunya sasis yang paling smoth. Sedangkan Ducati sudah sembuh dari penyakit understeernya, ditambah pengetahuan teknisinya soal ECU Magneti Marelli yang berkembang cepat.

Lohhh tapi buktinya tahun 2016 Marquez bisa juara dunia? Hehe menurut saya sih itu bukan faktor dari Honda nya,melainkan faktor dari Marquez sendiri. Yap, Marquez berusaha konsisten sebisa mungkin untuk selalu mengamankan poin di setiap race. Tidak memaksakan hasil menang seperti diawal musim, berapapun posisinya yang penting dapat poin, dan hal itulah yang selalu ditekankan crew chief terhadapnya.

So, makanya saat ini Honda sedang dilanda rasa galau agar bisa menyusul kembali para rival yang berhasil mendahuluinya. Sampai-sampai Honda menggunakan jasa Cal Crutchlow untuk membantu dalam pengembangan RC213V, itu semua dilakukan karena dirasa rider Honda yang ada belum cukup mampu untuk mengembangkan motor Honda, bahkan Crutchlow mendapatkan kontrak dari HRC langsung dan mendapat paket yang sama dengan motor pabrikan, itu semua dilakukan karena Honda butuh input dari Crutchlow.

Komentar dengan Facebook

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here