Beranda MotoGP Marquez: Saya tidak yakin bisa memenangkan kejuaraan

Marquez: Saya tidak yakin bisa memenangkan kejuaraan

Monsterbalap.com – Piye gaes masih dag dig dug serrr kah denagn balapan di Negara favorit kawula muda, Japan kemarin? Mbah sendiri jujur sih masih terkagum-kagum jika mengingat duel antara Dovizioso dan Marquez kemarin, bahkan mbah sangat merasa terinspirasi untuk menirunya dengan cara nikung anu temen *ehh mereng-mereng di jalan maksudnya (Ojo ditiru).

Dovizioso keluar sebagai pemenang dan Marquez berada di posisi runner up, dengan kemenangan Dovi tersebut membuat jarak poin di klasemen semakin mendekat,gari 11 point tog gaes.

Tapi meski begitu Marquez tidak merasa sangat optimis untuk bisa memenangkan gelar juara dunia,lha yo gimana lagi musuhnya Ducati gaes..apalagi yang nunggangin temennya Lorenzo alias Dovizioso… bawa-bawa nama Lorenzo nyindir tho mbah? Haha ora lek…

“Saya tidak tahu siapa yang akan memenangkan kejuaraan ini tapi sangat menakjubkan untuk bertarung seperti yang kita lakukan hari ini dalam kondisi hujan,” kata Marquez.

Dovizioso menang dengan cara yang hebat melawan keganasan Baby alien… lha piye enggak,dengan sangat cerdiknya Dovi mengelabuhi Marquez di last corner, dan ini untuk kedua kalinya Marquez dikadalin Dovi. Mbah ora membully lho ya gaes, jangan samakan mbah dengan mbak Lucy hehe… ehh lagian mbak Lucy juga nggak ngebully kok,kalian aja yang terlalu kebocah-bocahan jadi Fans muehehehe!!

“Bagi saya, tempat kedua sudah bagus untuk kejuaraan, tapi saya mengambil banyak risiko dan kami tahu sebelum balapan ini akan sulit karena disini Ducati dan juga Dovizioso sangat cepat di sini setiap tahun.”

“dalam kondisi basah saya merasa baik, tapi hari ini sedikit lebih sulit karena genangan air sangat banyak. Saya mengambil banyak risiko dalam beberapa putaran tapi saya melihat Dovi juga melaju sangat cepat, “tambahnya.

Dari awal Marquez sudah memikirkan untuk mengovertake Dovi di tikungan terakhir (karepe: Lakon menang keri), tapi sayang Marquez gagal melakukannya karena kebablasen. Dua kali gagal, mbah berharap kedepannya Marquez harus memikirkan strategi yang jitu untuk mengalahkan Dovi dalam duel head to head.

“Lalu saya membuat kesalahan pada turn 8 dan saya merasa bahwa sepedan saya mulai gemetar. Dia menyusul saya pada gilirannya 11 karena dia lebih kuat di titik rem. Saya sangat jauh dan saya katakan bahwa saya akan mencoba melakukannya di tikungan terakhir dan melihat bagaimana keadaannya, dan ini seperti situasi yang sama di Austria. Tapi tempat kedua bagus, saya senang karena kami dalam kondisi baik. “

Monggo komentar di bawah,bisa coment pakai Facebook juga!

Komentar dengan Facebook

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here