Beranda Honda Perbedaan Yamaha dan Honda dan alasan kenapa duo Marc VDS pindah tim

Perbedaan Yamaha dan Honda dan alasan kenapa duo Marc VDS pindah tim

Monsterbalap – Pembalap Marc VDS Jack Miller telah resmi pindah tim ke Pramac Racing Ducati beberapa waktu yang lalu. Dari Moto3 Miller dipercaya oleh HRC untuk langsung naik kelas ke MotoGP. Tentu saja ada alasan tersendiri HRC melakukan itu.

Tapi menjelang berakhirnya kontrak, Miller enggan memperpanjang kontraknya. Lalu apa alasanya? Hemmt mungkin sangat banyak, bisa jadi karena motor kurang kompetitif. HRC selaku management yang mengontrak langsung tidak mau berbuat lebih terhadap Miller, misalnya seperti memberikan motor spek pabrikan.

Tentu saja dengan paket yang minimalis membuat Miller kurang puas,padahal mungkin sebelumnya ia berharap lebih saat ia ditarik oleh HRC dari Moto3 ke MotoGP.

Dan sekarang dia telah menyepakati kerjasama dengan Pramac Racing menggantikan Scot Redding. Tentu saja dia mungkin mempunyai rasa iri melihat tim satelite Yamaha dan Ducati yang lebih kompetitif dan bahkan juga sering berjuang untuk kemenangan, sedangkan dirinya tidak pernah.

Jangankan mengalahkan tim pabrikan seperti Marquez dan Pedrosa, mendekati saja pun tidak bisa, bahkan mengalahkan tim satelite lain juga tidak mampu.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Tito Rabat, tim memberi target yang fantastis kepada para pembalapnya tapi paket motor seadanya.

Jelas ini sangat berlawanan dengan apa yang dilakukan Yamaha, Yamaha memberikan Zarco dan Folger motor spek pabrikan musim 2016, sedangkan Honda memberi motor kepada pembalap satelite nya dengan Motor yang entah seperti apa. Nama motornya juga sama RC213V tapi performa berbanding terbalik.

Bahkan saat saya mencari gambar Jack Miller vs Zarco di Google saya tidak menemukan satupun gambar yang memuat mereka. Jelas ini aneh, sama-sama pembalap satelit namun tidak pernah berdekatan.

Pembalap seperti Cal Crutchlow dan Pedrosa pun juga tampak kesulitan membawa motor Honda, hanya Marc Marquez yang bisa. Entah apakah semua ini dikarenakan faktor pembalapnya atau faktor motornya yang berbeda.

Kita patut mengapresiasi Yamaha yang bersifat bijaksana dalam memberikan paket motor, mereka tidak takut kalah, karena mereka membayar pembalap dengan tujuan agar pembalapnya bisa juara dengan caranya masing-masing.

Komentar dengan Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here