Beranda Motor Penyebab dan cara mengatasi mesin Satria F150 kasar bunyi kletek-kletek

Penyebab dan cara mengatasi mesin Satria F150 kasar bunyi kletek-kletek

Monsterbalap.com – Berbicara mesin Satria F150 itu agak pusing-pusing gimana gitu, marai mumet cak. Macam-macam problemnya, suara mesin kasar lah, kletek-kletek lah hemmt… ya kalau tahu penyakitnya, kalau enggak? Pora yo tambah ngelu.

Tapi yang sering dipermasalahkan oleh para pengguna Satria FU itu adalah suara mesin (head) kasar bahkan kayak ada suara kletek-kletek nya, apalagi kalau suhu mesin sudah panas uhhh rasanya kayak udah nggak tega gimana gitu mau lanjut ridding, mbah dewe yo pernah soale hehe.

Dulu motor mbah juga mengalami problem yang sama, kasar plus bunyi kletek-kletek kalau sudah panas. Berhubung mbah ki orangnya Gapmes (Gagap Mesin), bisa sih otak-atik motor tapi mentoknya cuma sampai di Karbu hahaha.. jadi yo langsung tak bawa ke bengkel.

Vonis pertama kenapa mesin Satria F150 suaranya kasar dan kletek-kletek di benak semua orang pasti masalahnya ada pada Rantai timming, atau yang biasa disebut dengan rantai keteng ataupun rantai kamprat, dan akan disebut sebagai Rantai KAMPRET kalau sudah tidak layak pakai.

Lalu apa saja yang bermasalah dan yang harus diperbaiki? Cekidot…

 

1. Tensioner Adjuster (Tensioner penekan rantai keteng)

Tensioner Adjuster standar Satri FU adalah tensioner yang cara kerjanya dibuat secara otomatis melalui mekanisme pegas. Jadi kalau rantai ketengnya sudah mulai agak kendor maka tensioner tersebut secara otomatis akan tetap menekan rantainya. 
Nahh jebule tensionernya mbah tu udah ajorr mumorr ora karuan rupane, apalagi sebelumnya mbah pakai tensioner manual Made in Dewe (buatan/akal-akalan sendiri). Terus apa cuma cukup ganti Tensioner Adjuster doang mbah? Yo mestine ora cak, lanjut bedah head mesin.

2. Rantai timming/Rantai keteng

Jika dengan mengganti tensioner saja belum cukup maka nggak ada salahnya jika kalian menjadikan rantai keteng sebagai tersangka.

Nahhh waktu itu langsung saja sang mekanik buka isi kepala SaEf nya mbah, chek Rantai keteng alhamdulillah OKE.. lha terus opo mbah seng rusak? Sek rungokno sek..

Kenapa mekanik langsung mengambil kesimpulan buka head mesin? Yaa karena dengan melihat kondisi tensionernya sudah ajur apalagi tensioner sebelumnya type manual, maka jadi tersangka lah si Rantai keteng.

Tapi Alhamdulillah e rantai ketengnya aman. Tapi bukan berarti rantai ketengnya tidak bermasalah lho untuk kasus ini, soalnya biasanya masalah pertama memang ada pada rantai keteng.

3. Bantalan rantai keteng

Embuhh ya jenenge opo tapi mbah kalau nyebut ya gitu (Bantalan rantai keteng), ben jelas lihat gambar di bawah.

Nahh setelah di chek ternyata bantalan rantai keteng tersebut sudah pecah, pokok e wes ra layak lah. Yowis langsung ganti baru ae. Bantalan rantai bisa pecah karena suhu panas mesin yang berlebihan, jadi kalau pilih oli yang agak bagus karena itu juga bisa jadi faktor panasnya suhu mesin, oli tab-taban jangan dipakai.

Srett…srett..srett..dessss…. sudah dipasang semua. Langsung mbah chek..jreeennggg…. sembuh cak yeeeaahhh. Mesin panas bunyik tek-tek sudah hilang.

Tapi apakah setiap motor yang mempunyai masalah seperti itu penyakitnya ada disitu? Enggak juga cak, semuanya saling berkaitan,bisa jadi ada part lain yang bermasalah, misalnya seperti pada Klep, Cham shaft (noken), Seher (piston) dkk.

Komentar dengan Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here