Beranda blog

Pedrosa akan dinobatkan menjadi legenda MotoGP, kok bisa?

Sperti yang kita ketahui bahwa Dani Pedrosa akan mengakhiri atau pensiun dari karirnya sebagai pembalap MotoGP pada akhir musim ini tepatnya saat malam setelah balapan di Valencia.

Balapan terakhir di Valencia musim akan menjadi balapan terakhir buat Pedrosa.

Pedrosa memulai karirnya di kelas utama MotoGP pada tahun 2006 bersama Repsol Honda hingga tahun 2018. Dalam kurun waktu 13 musim berjalan, Pedrosa tidak pernah sekali pun meraih gelar juara dunia.

13 musim tanpa gelar juara di kelas utama, kenapa bisa menjadi Legenda MotoGP?

Saya sendiri sebenarnya tidak begitu mengerti tentang definisi untuk menjadi seorang legenda MotoGP. Lalu sebenarnya syarat apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi Legenda MotoGP?

Ini masih menjadi abu-abu. Tapi seperti yang kita tahu, meskipun Pedrosa tidak pernah meraih gelar juara dunia, tapi Doi selalu menjadi pesaing berat untuk para juara.

Doi juga selalu konsisten berjuang di barisan depan di saat balapan maupun di papan klasemen. Tapi ya entah alasan pastinya kita tidak tahu.

Tanpa juara saja bisa menjadi legenda MotoGP, apa lagi yang juara? Dengan penobatan Pedrosa ini, berarti kedepannya MotoGP akan menobatkan banyak pembalap sebagai legenda MotoGP.

Bye-bye Ducati, Casey Stoner tak lagi menjadi test rider Ducati

Ducati dan Casey Stoner telah memutuskan untuk tidak memperbarui hubungan kolaborasi yang telah mereka jalin sejak tahun 2016 silam. Itu berarti Stoner tidak akan lagi menjadi test rider Ducati.

Kedatangan Stoner di Ducati sangat berpengaruh banyak, input dan semua masukan yang diberikan oleh Stoner kepada Ducati memberikan hasil yang luar biasa hingga Ducati terus berkembang pesat dan menjadi motor yang paling kompetitif musim ini.

Kontribusi Stoner bukan hanya untuk Ducati di MotoGP saja, tapi Ia juga berkontribusi dalam pengembangan motor umum yang diproduksi Ducati. Yap, Stoner berkontribusi untuk settingan terakhir Ducati Panigale V4.

Berkat kerja Stoner yang luar biasa untuk Ducati, Ia selalu dieluh-eluhkan oleh penggemar Ducati atau yang biasa disebut Ducatisti.

“Casey Stoner akan selalu berada di hati para Ducatisti. Dan atas nama Ducatisti saya ingin mengucapkan banyak terima kasih atas kolaborasi penting yang telah ia berikan kepada kami dalam tiga tahun terakhir ini”. Ucap CEO Ducati, Claudio Domenicali.

“Bersama Michele Pirro dan pembalap pabrikan Ducati, Ia telah memberikan kontribusi yang sangat luar biasa hingga menjadikan Desmosedici GP sebagai salah satu motor yang paling kompetitif yang pernah ada. Serta masukan dan nasihatnya juga sangat berharga untuk sepeda motor seri terbaru kami, Yakni Ducati Panigale V4.

Stoner pun juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ducati atas kerja samanya selama tiga tahun. Ini memperlihatkan bahwa diantara mereka tidak ada yang dirugikan meskipun hubungannya tidak lagi berjalan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih pada Ducati atas kenangan indah bersama, saya tidak akan melupakannya. Saya sangat senang bekerja sama dengan mereka dengan tujuan meningkatkan daya saing Desmosedici GP dengan harapan tim ini akan meraih keberhasilan di masa depan” Ucap Stoner seperti dikutip dari GPOne.

Kenapa Marc Marquez tidak pernah bermasalah dengan grip ban?

Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang sepele, namun jawabannya begitu rumit dan membingungkan. Sepanjang musim MotoGP 2018 hampir kita tidak pernah mendengar Marquez bermasalah dengan ban saat race berlangsung.

Ini sangat aneh dan membingungkan, bukan kita saja sebagai penggemar, bahkan pembalap pun juga ada yang bingung dengan hal itu.

Sebenarnya ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi ban mengalami degradasi atau grip melemah. Seperti karena faktor cuaca, suhu lintasan, ridding style pembalap, dll. Tapi apakah semua faktor tersebut tidak berpengaruh pada ban yang digunakan Marquez? Hanya tuhan yang tahu.

Seperti balapan di Jepang kemarin. Dovizioso menggunakan ban depan soft dan belakang medium, Marquez menggunakan ban depan belakang berkompon medium, Cal Crutchlow menggunakan ban yang sama dengan yang digunakan Marquez.

Tapi dari ketiga pembalap tersebut siapa yang tidak bermasalah dengan ban? yap, hanya Marquez.

Saat memimpin balapan Dovizioso mempunyai kecepatan atau pace yang bagus. Menurut pandangan saya, untuk mempertahankan grip ban sampai akhir balapan, Dovizioso menggunakan strategi yang sangat aneh.

Di lap tertentu dia cepat, beberapa lap kemudian lambat, dan kemudian cepat lagi. Menurut saya itu adalah upaya dari Dovizioso untuk menjaga grip ban. Namun dengan strategi atau permainan Dovi tersebut, Marc Marquez masih bisa mengikuti dari belakang Dovi seolah-olah menikmati permainan Dovi dan yakin kalau Dovizioso akan kehabisan grip.

Dan pada akhirnya Marquez berhasil overtaking Dovi saat grip Dovi mulai habis. Dovi sendiri juga kebingungan akan hal itu.

“Marquez sangat luar biasa, dan dia pantas meraihh gelar juara dunia musim ini. Tapi kali ini sangat bingung kenapa dia sangat mudah melewatiku dan tetap terus bertahan di depan. Aku benar-benar heran, secepat itu kah dia merubah gaya balapnya? Aku benar-benar tidak tahu, mungkin aku harus mempelajarinya.” Ucap Dovizioso.

Cal Crutchlow menggunakan ban yang sama dengan Marquez. Sejak awal Cal mampu menempel di belakang Marquez, dan pada akhirnya Cal kehabisan grip sekitar 5 lap terakhir, tapi kenapa Marquez tidak?

“Semua orang akan percaya bahwa itu akan menjadi pertempuran sampai tikungan terakhir.”

“saya senang untuk tim yang telah melakukan pekerjaan hebat sepanjang akhir pekan. Dovizioso mengatur kecepatan sepanjang balapan, tetapi pada satu titik saya mengalami masalah dengan grip ban belakang, saya mencoba berusaha untuk menyelamatkan ban, hingga sampai akhirnya saya mendapat posisi kedua dan saya senang.Sekarang kita harus melanjutkan semangat yang baik ini. ” Kata Cal Crutchlow.

Bukan balapan kemarin saja, hal yang sama juga terjadi saat MotoGP Sachsenring, German. Saat itu Marquez memakai ban berkompon Soft, sedangkan yang lawan yang lain menggunakan ban medium dan beberapa hard. Pembalap yang memakai ban medium atau hard banyak yang mengeluh karena kehabisan grip, tapi kenapa Marquez yang menggunakan ban Soft tidak?

Artikel ini bukan bertujuan propaganda. Banyak orang yang beranggapan bahwa Marquez menggunakan ban ghoib, atau bisa dibilang mendapatkan ban khusus dari Michelin, karena olahraga ini juga sebagian politik, tapi apakah itu mungkin?

Jawabannya adalah tidak. Mungkin kita bisa berasumsi begini dan begitu, tapi kalau beranggapan bahwa Marquez mendapatkan ban khusus dari Michelin sepertinya itu tidak mungkin.

Terus bagaimana bisa ban yang digunakan Marquez selalu awet hingga akhir balapan? Jawabannya kembali pada faktor, faktor cuaca, faktor suhu, faktor gaya balap, dan terutama faktor pembalap.

Semua tergantung bagaima pembalap mengelola ban tersebut agar grip bisa bertahan sampai akhir balapan, dan Marquez mampu melakukan itu semua entah bagaimana caranya.

Prediksi Rossi tentang Marquez tahun 2012 sekarang jadi kenyataan

Pada tahun 2012 sebelum Marc Marquez naik kelas ke MotoGP dan masih bersaing di Moto2, pembalap Ducati waktu itu, Valentino Rossi sudah memprediksikan tentang masa depan bocah fenomenal yang kini telah sukses meraih juara lima kali MotoGP tersebut.

Pada saat grand prix di Mugello Italia 2012, Marc Marquez telah secara resmi akan naik kelas ke MotoGP bersama tim Repsol Honda di tahun 2013.

Mendengar hal tersebut Rossi pun langsung memberikan komentar positif tentang apa yang akan terjadi pada Marquez di masa mendatang. Ya, pada tahun 2012 Rossi sudah memprediksikan bahwa Marquez akan menjadi Juara MotoGP.

“Saya sangat menyukai Marquez. Dia sangat muda tetapi dia telah menunjukkan bahwa dia dapat memiliki potensi untuk menjadi juara dunia MotoGP, karena dia sangat kuat, sangat cepat dan kadang-kadang dia telah memenangkan balapan yang sulit meskipun dia bukan pembalap tercepat di lintasan pada waktu yang sama. Ini sangat penting.” Ucap Rossi seperti yang dilansir dari MCN dan ditulis pada tahun 2012.

Dan ternyata apa yang dikatakan oleh The Doctor tersebut menjadi kenyataan, bahkan hanya butuh waktu satu musim di MotoGP Marquez sudah mampu meraih gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2013.

Ternyata julukan ‘The Doctor’ memang bukan main ya, mampu menilai dan melihat bakat seseorang dengan baik. Dan penilaian ‘The Doctor’tidak pernah salah.

Alvaro Bautista gantikan Jorge Lorenzo di MotoGP Australia

Pembalap asal spanyol yang bergabung dengan ‘Angel Nieto Team’, Alvaro Bautista akan menggantikan Jorge Lorenzo di MotoGP Australia minggu depan.

Bautista akan menggunakan motor Ducati versi pabrik. Hal itu dikonfirmasi oleh tim ‘Angel Nieto Team’ via akun twitternya dan yang juga diretweet oleh akun resmi MotoGP.

Lorenzo tidak bisa ikut serta dalam gelaran MotoGP Australia karena sedang memulihkan cederanya yang parah.

Bautista musim depan akan pindah ke WSBK dengan tim Aruba.it Racing. Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa baginya sebelum meninggalkan MotoGP.

“Terima kasih untuk ‘Angel Nieto Team’ dan seluruh tim yang telah memberikan saya jalan untuk bisa mengendarai motor Ducati versi pabrik di Australia.”

” Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Ducati yang telah memberikan kesempatan untuk saya bekerja dengan mereka di garasi”.Ucap Bautista.

Klasemen MotoGP 2018 setelah race Motegi, Jepang

1 Marc Marquez* Honda 296
2 Andrea Dovizioso Ducati 194 -102
3 Valentino Rossi Yamaha 185 -111
4 Maverick Viñales Yamaha 155 -141
5 Cal Crutchlow Honda 148 -148
6 Johann Zarco Yamaha 133 -163
7 Danilo Petrucci Ducati 133 -163
8 Jorge Lorenzo Ducati 130 -166
9 Alex Rins Suzuki 118 -178
10 Andrea Iannone Suzuki 113 -183
11 Dani Pedrosa Honda 95 -201
12 Alvaro Bautista Ducati 83 -213
13 Jack Miller Ducati 74 -222
14 Franco Morbidelli Honda 38 -258
15 Tito Rabat Ducati 35 -261
16 Pol Espargaro KTM 35 -261
17 Hafizh Syahrin Yamaha 34 -262
18 Aleix Espargaro Aprilia 32 -264
19 Bradley Smith KTM 23 -273
20 Takaaki Nakagami Honda 19 -277
21 Scott Redding Aprilia 12 -284
22 Mika Kallio KTM 6 -290
23 Karel Abraham Ducati 5 -291
24 Katsuyuki Nakasuga Yamaha 2 -294
25 Michele Pirro Ducati 1 -295
26 Thomas Luthi Honda 0 -296
27 Xavier Simeon Ducati 0 -296
28 Stefan Bradl Honda 0 -296
29 Jordi Torres Ducati 0 -296
30 Sylvain Guintoli Suzuki 0 -296
31 Christophe Ponsson Ducati 0 -296

Hasil race MotoGP Jepang 2018: Marquez kunci gelar juara dunia musim ini

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez sukses mengunci gelar juara dunia MotoGP musim 2018. Gelar ini merupakan gelar yang kelima buat seorang Marquez di kelas utama MotoGP.

Kini poin antara Marquez dan Dovizioso selisih 102 poin, sementara balapan tinggal menyisakan 3 seri balapan lagi, yaitu di Australia, Malaysia dan Spanyol, dengan jarak poin 102 posisi Marquez sudah tidak mungkin bisa dikejar meskipun Marquez absen ditiga balapan sekalipun.

Dovizioso gagal menunda pesta Marquez di MotoGP Jepang, Dia crash saat berusaha mengejar Marquez. Sebenarnya Dovi mempunyai chance yang besar untuk hari ini, tapi sekali lagi, mungkin ini memang waktunbya Marquez untuk berpesta.

Sementara diposisi kedua dan ketiga ada Cal Crutchlow dan Alex Rins.

Hasil race MotoGP Jepang 2018:

1 25 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 162.2 42’36.438
2 20 35 Cal CRUTCHLOW GBR LCR Honda CASTROL Honda 162.1 +1.573
3 16 42 Alex RINS SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 162.1 +1.720
4 13 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 161.8 +6.413
5 11 19 Alvaro BAUTISTA SPA Angel Nieto Team Ducati 161.8 +6.919
6 10 5 Johann ZARCO FRA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 161.7 +8.024
7 9 25 Maverick VIÑALES SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 161.4 +13.330
8 8 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 161.2 +15.582
9 7 9 Danilo PETRUCCI ITA Alma Pramac Racing Ducati 160.9 +20.584
10 6 55 Hafizh SYAHRIN MAL Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 160.6 +24.985
11 5 21 Franco MORBIDELLI ITA EG 0,0 Marc VDS Honda 160.6 +25.931
12 4 38 Bradley SMITH GBR Red Bull KTM Factory Racing KTM 160.5 +26.875
13 3 44 Pol ESPARGARO SPA Red Bull KTM Factory Racing KTM 160.5 +27.069
14 2 89 Katsuyuki NAKASUGA JPN Yamalube Yamaha Factory Racing Yamaha 160.2 +32.550
15 1 30 Takaaki NAKAGAMI JPN LCR Honda IDEMITSU Honda 159.9 +37.718
16 10 Xavier SIMEON BEL Reale Avintia Racing Ducati 159.7 +39.583
17 81 Jordi TORRES SPA Reale Avintia Racing Ducati 159.7 +39.839
18 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 159.5 +42.698
19 45 Scott REDDING GBR Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 159.1 +49.943
20 12 Thomas LUTHI SWI EG 0,0 Marc VDS Honda 158.9 +52.707
21 50 Sylvain GUINTOLI FRA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 158.4 +1’01.848

Not Classified

29 Andrea IANNONE ITA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 161.7 10 Laps
17 Karel ABRAHAM CZE Angel Nieto Team Ducati 152.6 12 Laps
43 Jack MILLER AUS Alma Pramac Racing Ducati 161.0 14 Laps
41 Aleix ESPARGARO SPA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 157.1 18 Lap

Hasil race Moto2 Motegi Jepang 2018: Quartararo kesatu, Bagnaia cari aman

Fabio Quartararo mengawali balapan dari posisi kedua. Sejak awal Dia sudah mempunyai Pace yang bagus dan konsisten. Saat memimpin balapan sebenarnya Dia tidak melakukan banyak defending, karena Bagnai yang di posisi kedua tidak melakukan begitu banyak tekanan.

Bagnaia start dari posisi terdepan, meski begitu Dia tidak terlalu ambisi untuk menang. Dia tahu bahwa Quartararo mempunyai kecepatan yang bagus, jadi sepertinya dia memilih main aman untuk tidak mengambil banyak resiko.

Posisi kedua sudah cukup untuk Bagnaia menjaga jarak poin dari Miguel Oliveira.

Sementara di posisi ketiga ada Lorenzo Baldassarri.

Hasil lengkap race Moto2 Jepang 2018:

1 25 20 Fabio QUARTARARO FRA MB Conveyors – Speed Up Speed Up 154.3 41’03.849
2 20 42 Francesco BAGNAIA ITA SKY Racing Team VR46 Kalex 154.2 +0.445
3 16 7 Lorenzo BALDASSARRI ITA Pons HP40 Kalex 153.9 +6.672
4 13 44 Miguel OLIVEIRA POR Red Bull KTM Ajo KTM 153.5 +11.998
5 11 73 Alex MARQUEZ SPA EG 0,0 Marc VDS Kalex 153.5 +12.528
6 10 41 Brad BINDER RSA Red Bull KTM Ajo KTM 153.5 +12.793
7 9 40 Augusto FERNANDEZ SPA Pons HP40 Kalex 153.5 +13.146
8 8 97 Xavi VIERGE SPA Dynavolt Intact GP Kalex 153.4 +14.097
9 7 27 Iker LECUONA SPA Swiss Innovative Investors KTM 153.4 +14.256
10 6 10 Luca MARINI ITA SKY Racing Team VR46 Kalex 153.3 +16.049
11 5 23 Marcel SCHROTTER GER Dynavolt Intact GP Kalex 153.2 +18.001
12 4 36 Joan MIR SPA EG 0,0 Marc VDS Kalex 153.1 +19.666
13 3 45 Tetsuta NAGASHIMA JPN IDEMITSU Honda Team Asia Kalex 153.0 +20.256
14 2 77 Dominique AEGERTER SWI Kiefer Racing KTM 153.0 +20.723
15 1 54 Mattia PASINI ITA Italtrans Racing Team Kalex 152.8 +23.536
16 87 Remy GARDNER AUS Tech 3 Racing Tech 3 152.7 +24.913
17 5 Andrea LOCATELLI ITA Italtrans Racing Team Kalex 152.7 +25.067
18 22 Sam LOWES GBR Swiss Innovative Investors KTM 152.6 +26.733
19 16 Joe ROBERTS USA NTS RW Racing GP NTS 152.2 +34.332
20 4 Steven ODENDAAL RSA NTS RW Racing GP NTS 152.1 +34.519
21 2 Jesko RAFFIN SWI SAG Team Kalex 152.1 +34.748
22 66 Niki TUULI FIN Petronas Sprinta Racing Kalex 151.9 +37.903
23 89 Khairul Idham PAWI MAL IDEMITSU Honda Team Asia Kalex 151.9 +38.366
24 57 Edgar PONS SPA MB Conveyors – Speed Up Speed Up 151.6 +43.015
25 62 Stefano MANZI ITA Forward Racing Team Suter 151.4 +47.112
26 95 Jules DANILO FRA Nashi Argan SAG Team Kalex 150.8 +56.945
27 32 Isaac VIÑALES SPA Forward Racing Team Suter 150.6 +1’00.104
28 18 Xavi CARDELUS AND Marinelli Snipers Team Kalex 150.2 +1’07.510

Tidak finish:

64 Bo BENDSNEYDER NED Tech 3 Racing Tech 3 151.2 1 Lap
9 Jorge NAVARRO SPA Federal Oil Gresini Moto2 Kalex 152.8 9 Laps
21 Federico FULIGNI ITA Tasca Racing Scuderia Moto2 Kalex 149.4 13 Laps
24 Simone CORSI ITA Tasca Racing Scuderia Moto2 Kalex 149.7 19 Laps

Hasil balap Moto3 Jepang 2018

Marco BEZZECCHI sukses mengunci kemenangan pada balapan MotoGP di sirkuit Motegi, Jepang 2018.

Kemenangan ini sangat dramatis sekali, Ia berhasil overtake Darryn Binder saat keluar tikungan terakhir. Binder merupakan pembalap yang kuat ketika melakukan pengereman ‘to corner’, sehingga sangat sulit untuk diovertake di tikungan.

Tetapi Bezzecchi berhasil memanfaatkan celah, dan saat keluar tikungan di lap terakhir Bezzecchi sukses overtaking Binder.

Hal yang sangat disayangkan adalah jatuhnya Jorge Martin. Ia kehilangan banyak poin, dan kini poin Martin dan Bezzecchi hanya terpaut 1 poin.

Hasil lengkap balap Moto3 Jepang 2018:

1 25 12 Marco BEZZECCHI ITA Redox PruestelGP KTM 145.5 39’35.653
2 20 48 Lorenzo DALLA PORTA ITA Leopard Racing Honda 145.5 +0.041
3 16 40 Darryn BINDER RSA Red Bull KTM Ajo KTM 145.5 +0.042
4 13 10 Dennis FOGGIA ITA SKY Racing Team VR46 KTM 145.4 +0.212
5 11 17 John MCPHEE GBR CIP – Green Power KTM 145.4 +0.251
6 10 14 Tony ARBOLINO ITA Marinelli Snipers Team Honda 145.4 +0.350
7 9 33 Enea BASTIANINI ITA Leopard Racing Honda 145.4 +0.404
8 8 19 Gabriel RODRIGO ARG RBA BOE Skull Rider KTM 145.4 +1.561
9 7 71 Ayumu SASAKI JPN Petronas Sprinta Racing Honda 145.3 +3.137
10 6 84 Jakub KORNFEIL CZE Redox PruestelGP KTM 145.0 +7.965
11 5 5 Jaume MASIA SPA Bester Capital Dubai KTM 144.9 +8.364
12 4 42 Marcos RAMIREZ SPA Bester Capital Dubai KTM 144.9 +8.435
13 3 16 Andrea MIGNO ITA Angel Nieto Team Moto3 KTM 144.9 +8.561
14 2 31 Celestino VIETTI ITA SKY Racing Team VR46 KTM 144.9 +9.041
15 1 24 Tatsuki SUZUKI JPN SIC58 Squadra Corse Honda 144.9 +9.237
16 65 Philipp OETTL GER Sudmetal Schedl GP Racing KTM 144.9 +9.898
17 27 Kaito TOBA JPN Honda Team Asia Honda 144.8 +10.897
18 72 Alonso LOPEZ SPA Estrella Galicia 0,0 Honda 144.5 +15.691
19 7 Adam NORRODIN MAL Petronas Sprinta Racing Honda 144.5 +15.704
20 81 Stefano NEPA ITA CIP – Green Power KTM 144.0 +24.185
21 41 Nakarin ATIRATPHUVAPAT THA Honda Team Asia Honda 144.0 +24.581
22 22 Kazuki MASAKI JPN RBA BOE Skull Rider KTM 142.9 +41.928
23 13 Shizuka OKAZAKI JPN Kohara Racing Team Honda 139.1 +1’48.336
24 36 Yuto FUKUSHIMA JPN Team Plus One Honda 137.9 1 Lap
Not Classified
88 Jorge MARTIN SPA Del Conca Gresini Moto3 Honda 145.4 6 Laps
75 Albert ARENAS SPA Angel Nieto Team Moto3 KTM 141.8 10 Laps
21 Fabio DI GIANNANTONIO ITA Del Conca Gresini Moto3 Honda 144.3 15 Laps
23 Niccolò ANTONELLI ITA SIC58 Squadra Corse Honda 135.7 19 Laps
77 Vicente PEREZ SPA Reale Avintia Academy 77 KTM 135.3 19 Laps
Not Finished 1st Lap
44 Aron CANET SPA Estrella Galicia 0,0 Honda 0 Lap

Hasil kualifikasi MotoGP Jepang 2018: Dovizioso pole, Marquez keenam

Andrea Dovizioso pole position di MotoGP Jepang: Pict by Jes sansan

Pada awal sesi kualifikasi dimulai, pembalap satelit LCR Honda, Cal Crutchlow mampu menempati posisi pertama sementara.

Saat paruh kedua dimulai, Marc Marquez berhasil merebut posisi Crutchlow, namun di 1 menit berakhir pembalap Pramac Ducati, Jack Miller merebut posisi Marquez.

Namun saat di putaran terakhir, pesaing Marc Marquez musim ini, Andrea Dovizioso berhasil mengunci posisi pole. Diikuti oleh Miller dan Zarco.

Hasil lengkap kualifikasi MotoGP Jepang 2018:

1 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 309.8 1’44.590
2 5 Johann ZARCO FRA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 304.8 1’44.658 0.068 / 0.068
3 43 Jack MILLER AUS Alma Pramac Racing Ducati 306.3 1’44.727 0.137 / 0.069
4 35 Cal CRUTCHLOW GBR LCR Honda CASTROL Honda 308.2 1’44.820 0.230 / 0.093
5 29 Andrea IANNONE ITA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 305.8 1’44.832 0.242 / 0.012
6 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 306.2 1’44.889 0.299 / 0.057
7 25 Maverick VIÑALES SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 308.2 1’45.140 0.550 / 0.251
8 42 Alex RINS SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 305.2 1’45.225 0.635 / 0.085
9 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 306.2 1’45.265 0.675 / 0.040
10 19 Alvaro BAUTISTA SPA Angel Nieto Team Ducati 306.9 1’45.396 0.806 / 0.131
11 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 307.8 1’45.519 0.929 / 0.123
12 30 Takaaki NAKAGAMI JPN LCR Honda IDEMITSU Honda 299.5 1’46.168 1.578 / 0.649
13 38 Bradley SMITH GBR Red Bull KTM Factory Racing KTM 300.5 1’45.722 0.293 / 0.066
14 44 Pol ESPARGARO SPA Red Bull KTM Factory Racing KTM 305.5 1’45.742 0.313 / 0.020
15 9 Danilo PETRUCCI ITA Alma Pramac Racing Ducati 306.2 1’45.759 0.330 / 0.017
16 55 Hafizh SYAHRIN MAL Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 305.2 1’45.765 0.336 / 0.006
17 21 Franco MORBIDELLI ITA EG 0,0 Marc VDS Honda 301.6 1’45.969 0.540 / 0.204
18 17 Karel ABRAHAM CZE Angel Nieto Team Ducati 303.7 1’46.072 0.643 / 0.103
19 41 Aleix ESPARGARO SPA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 303.2 1’46.183 0.754 / 0.111
20 89 Katsuyuki NAKASUGA JPN Yamalube Yamaha Factory Racing Yamaha 304.5 1’46.441 1.012 / 0.258
21 45 Scott REDDING GBR Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 302.5 1’46.571 1.142 / 0.130
22 10 Xavier SIMEON BEL Reale Avintia Racing Ducati 299.8 1’46.573 1.144 / 0.002
23 12 Thomas LUTHI SWI EG 0,0 Marc VDS Honda 302.2 1’46.817 1.388 / 0.244
24 50 Sylvain GUINTOLI FRA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 304.5 1’47.106 1.677 / 0.289
25 81 Jordi TORRES SPA Reale Avintia Racing Ducati 305.6 1’47.147 1.718 / 0.041

Lastest Post

Popular Post