Beranda blog

Hasil Kualifikasi MotoGP Sepang Malaysia 2019 – Quartararo Pole, Marquez Crash

Fabio Quartararo berhasil meraih pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Sepang Malaysia 2019. Posisi diikuti oleh pembalap MonsterYamaha, Maverick Vinales. Dan posisi ketiga ada Franco Morbidelli.

Pembalap uutama Repsol Honda, Marc Marquez harus menelan pil pahit saat menjalani kualifikasi MotoGP Sepang Malaysia karena jatuh. Sebenarnya Marquez mempunyai chance untuk meraih pole.

Sejak awal sesi Marquez selalu nempel di belakang Quartararo, bahkan saat Quartararo melambat supaya Marquez pergi lebih dulu pun, Marquez juga ikut melambat. Namun sayang sekali di tikungan 1 atau saat mau masuk ke tikungan 2 dia harus crash karena kehilangan keseimbangan.

Posisi keempat dan kelima ada Jack Miller dan Cal Crutchlow. Valentino Rossi ada di posisi keenam. Rossi menjadi pembalap Yamaha paling lambat pada sesi ini, namun start dari posisi keenam bukanlah hal yang buruk.

Penampilan mengejutkan juga ditunjukkan oleh Johann Zarco yang mampu meraih posisi start ke-9. Zarco menggantikan Nakagami pada tiga balapan tersisa musim ini.

Jelas posisi ke-9 sangatlah baik baginya jika mengingat Jorge Lorenzo yang hanya mampu meraih posisi ke-18 meskipun memakai motor spek pabrikan Repsol Honda.

Sementara pembalap tuan rumah, Hafizh Syahrin harus mengakui keunggulan lawan-lawannya. Syahrin akan start dari posisi terakhir 20 besok.

Hasil Kualifikasi MotoGP Sepang Malaysia.

1 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1)*
2 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
3 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1)
4 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19)
5 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V)
6 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1)
7 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)
8 Danilo Petrucci ITA Ducati Team (GP19)
9 Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V)
10 Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP19)
11 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)
12 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)*
13 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)*
14 Aleix Espargaro ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP)
15 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16)
16 Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18)
17 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP)
18 Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V)
19 Mika Kallio FIN Red Bull KTM Factory (RC16)
20 Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16)

Berikan Rating sekarang!

Hasil Race MotoGP Australia 2019

Hasil Balapan MotoGP Australia 2019, Marquez menang dan Vinales Crash/jatuh

1 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 40m 43.729s
2 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) +11.413s
3 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) +14.499s
4 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* +14.554s
5 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* +14.817s
6 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) +15.280s
7 Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP19) +15.294s
8 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +15.841s
9 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +16.032s
10 Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) +16.590s
11 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) +24.145s
12 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) +26.654s
13 Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +26.758s
14 Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) +44.912s
15 Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) +44.968s
16 Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) +66.045s
Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) DNF
Mika Kallio FIN Red Bull KTM Factory (RC16) DNF
Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati (GP18) DNF
Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1)* DNF
Danilo Petrucci ITA Ducati Team (GP19) DNF

Berikan Rating sekarang!

Jarak Poin Marquez Dan Luthi Semakin Tipis, Hasil Moto2 Australia 2019

Pembalap Red Bull KTM Ajo Brad Binder berhasil menjadi pemenang pada seri Moto2 Australia 2019. Ini adalah kemenangan ketiga buat pembalap asal Afrika Selatan tersebut yang sebelumnya diraih di sirkuit Spielberg dan Aragon.

Posisi kedua ada Jorge Martin yang merupakan team mate dari Brad Binder sendiri. Sedari start kedua pembalap KTM Ajo tersebut sudah melesat di barisan depan.

Martin mempunya kesempatan untuk menang, namun sayang sekali Ia tidak pernah melakukan percobaan untuk overtaking Binder.

Posisi ketiga ada pembalap kawakan Moto2, Thomas Luthi yang membela Tim Dynavolt Intact GP. Luthi berhasil menjauh dari Jorge Navarro yang finish di urutan keepat, namun sayang posisi Martin terlalu jauh buat Luthi.

Yang jadi sorotan adalah Alex Marquez adik dari Marc Marquez. Alex Marquez saat ini mempunyai peluang terbesar untuk meraih gelar juara dunia. Iya memimpin klasemen dengan 242 poin.

Juara dunia MotoGP dan Moto3 sudah dikunci oleh Marquez dan Lorenzo Dalla Porta. Sekarang tinggal Moto2 yang belum, apakah Alex Marquez mampu?

Dengan performa yang semakin menurun di tiga balapan terakhir membuat jarak poin antara Alex Marquez dan Thomas Luthi menjadi semakin tipis.

Sejauh ini Thomas Luthi berhasil meraih 214 poin selisih 28 poin dari Alex. Mampukah Luthi mengejar ketertinggalan atau justru Alex akan tampil kompetitif di dua seri tersisa?

Jika di dua balapan tersisa Luthi berhasil menang maka Alex Marquez minimal harus finish di lima besar di dua balapan tersisa jika ingin menjadi juara dunia.

Hasil Balapan Moto2 Australia 2019

1 Brad Binder RSA Red Bull KTM Ajo (KTM) 38m 53.277s
2 Jorge Martin SPA Red Bull KTM Ajo (KTM) 38m 55.245s
3 Thomas Luthi SWI Dynavolt Intact GP (KALEX) 38m 59.298s
4 Jorge Navarro SPA Beta Tools Speed Up (SPEED UP) 39m 1.428s
5 Lorenzo Baldassarri ITA FLEXBOX HP 40 (KALEX) 39m 2.083s
6 Remy Gardner AUS ONEXOX TKKR SAG Team (KALEX) 39m 2.232s
7 Iker Lecuona SPA monday.com American Racing (KTM) 39m 2.732s
8 Alex Marquez SPA EG 0,0 Marc VDS (KALEX) 39m 3.332s
9 Stefano Manzi ITA MV Agusta Temporary Forward MV (MV AGUSTA) 39m 3.976s
10 Tetsuta Nagashima JPN ONEXOX TKKR SAG Team (KALEX) 39m 4.409s
11 Marcel Schrotter GER Dynavolt Intact GP (KALEX) 39m 7.630s
12 Nicolo Bulega ITA SKY Racing Team VR46 (KALEX) 39m 7.918s
13 Jesko Raffin SWI NTS RW Racing GP (NTS) 39m 11.818s
14 Fabio Di Giannantonio ITA Beta Tools Speed Up (SPEED UP) 39m 13.532s
15 Bo Bendsneyder NED NTS RW Racing GP (NTS) 39m 22.515s
16 Joe Roberts USA monday.com American Racing (KTM) 39m 24.147s
17 Enea Bastianini ITA Italtrans Racing Team (KALEX) 39m 24.308s
18 Andrea Locatelli ITA Italtrans Racing Team (KALEX) 39m 25.041s
19 Augusto Fernandez SPA FLEXBOX HP 40 (KALEX) 39m 26.601s
20 Sam Lowes GBR Federal Oil Gresini Moto2 (KALEX) 39m 30.618s
21 Jake Dixon GBR Gaviota Angel Nieto Team (KTM) 39m 30.669s
22 Philipp Oettl GER Red Bull KTM Tech 3 (KTM) 40m 2.455s
23 Adam Norrodin MAL Petronas Sprinta Racing (KALEX) 40m 3.994s
24 Lukas Tulovic GER Kiefer Racing (KTM) 40m 4.883s
25 Xavi Cardelus AND Gaviota Angel Nieto Team (KTM) 40m 5.343s
26 Dimas Ekky Pratama INA IDEMITSU Honda Team Asia (KALEX) 40m 14.899s
27 Dominique Aegerter SWI MV Agusta Temporary Forward MV (MV AGUSTA) +1 lap
Somkiat Chantra THA IDEMITSU Honda Team Asia (KALEX) DNF
Xavi Vierge SPA EG 0,0 Marc VDS (KALEX) DNF
Mattia Pasini ITA Tasca Racing Scuderia Moto2 (KALEX) DNF
Luca Marini ITA SKY Racing Team VR46 (KALEX) DNF
Marco Bezzecchi ITA Red Bull KTM Tech 3 (KTM) DNF

Klasemen Sementara Moto2 Setelah Australia

1 MARQUEZ Alex SPA 242
2 LUTHI Thomas SWI 214
3 BINDER Brad RSA 209
4 NAVARRO Jorge SPA 199
5 FERNANDEZ Augusto SPA 192
6 MARINI Luca ITA 176
7 BALDASSARRI Lorenzo ITA 162
8 SCHROTTER Marcel GER 130
9 DI GIANNANTONIO Fabio ITA 101
10 BASTIANINI Enea ITA 95
11 MARTIN Jorge SPA 83
12 LECUONA Iker SPA 80
13 GARDNER Remy AUS 74
14 NAGASHIMA Tetsuta JPN 70
15 LOWES Sam GBR 60
16 VIERGE Xavi SPA 59
17 LOCATELLI Andrea ITA 46
18 BULEGA Nicolo ITA 44
19 PASINI Mattia ITA 27
20 MANZI Stefano ITA 26
21 CHANTRA Somkiat THA 23
22 BEZZECCHI Marco ITA 17
23 AEGERTER Dominique SWI 14
24 CORSI Simone ITA 10
25 BENDSNEYDER Bo NED 7

Berikan Rating sekarang!

Resmi: Lorenzo Dalla Porta Juara Dunia Moto3 2019

Pembalap muda asal Italia berusia 22 tahun, Lorenzo Dalla Porta resmi menjadi juara dunia Moto3 2019 setelah berhasil mengunci klasemen kejuaraan dengan meraih kemenangan pada balapan Moto3 di sirkuit Philip Island, Australia 27/10.

Lorenzo Dalla Porta tidak pernah absen dari 17 balapan di musim ini. Dalam 17 Balapan Dalla Porta hanya meraih 10 podium dengan rincian 3 kali kemenangan, 6 kali posisi kedua, dan 1 kali posisi ketiga.

itu hal yang wajar mengingat persaingan pembalap di Moto3 begitu ketat. Saat balapan posisi terus berganti untuk merebutkan posisi satu.

Meskipun hanya dengan 3 kemenangan tapi Lorenzo Dalla Porta sudah mampu mengunci gelar juara Moto3 musim 2019.

Untuk sukses di Moto3, jumlah kemenangan bukan kunci utama untuk meraih gelar juara dunia, kunci yang utama adalah konsistensi.

Seperti yang dilakukan Lorenzo Dalla Porta, meskipun hanya 3 kali menang tapi dia mampu konsisten naik podium ketimbang pembalap lainnya.

 

Berikan Rating sekarang!

Sesi Kualifikasi MotoGP Australia Dibatalkan Dan Dilanjutkan Besok

Sesi kualifikasi MotoGP Australia 2019 Q1 dan Q2 pada hari sabtu hari ini dibatalkan karena cuaca buruk dan angin kencang. Itu juga karena menyusul terjadinya insiden big crash yang dialami Miguel Oliveira saat sesi FP4 MotoGP.

Kebingungan sempat dialami pihak promotor apakah starting grid akan diambil dari kombinasi waktu sampai FP3 atau justru sesi kualifikasi digelar besok pagi.

Namun tadi sudah dikonfirmasi bahwa sesi Kualifikasi Q1 dan Q2 akan kembali dilanjutkan besok pagi hari minggu.

Karena Sesi kualifikasi MotoGP Australia diundur otomatis sesi WUP juga akan diundur.

Jadi kesimpulannya adalah hasil kualifikasiMotoGP Australia masih menunggu besok. Ingat ya BESOK, bukan diambil dari kombinasi waktu dari latihan bebas.

Berikan Rating sekarang!

Resmi Rilis, Harga Dan Spesifikasi Kawasaki Ninja ZX25R 250cc 4 Silinder

Kawasaki Ninja ZX25R – Setelah sebelumnya heboh yang katanya Kawasaki akan meluncurkan Ninja 250cc dengan 4 Cylinder, hingga ada yang bilang hoax dan yakin tidak akan pernah diproduksi, akhirnya kini Kawasaki resmi melaunching Kawasaki ZX25R dengan mesin 250cc 4 Cylinder di event Tokyo Motor Show.

Kalau dilihat-lihat Kawasaki ZX25R ini mirip dengan Ninja 250cc 2 silinder produksi 2018. Namun untuk keseluruhan lebih mirip dengan kakaknya ZX6R dan ZX10R yang sangat terlihat racing bangetttt. Tentu kalian pasti penasaran dengan spesifikasi Kawasaki ZX25R ini bukan?

Spesifikasi Kawasaki ZX25R 250CC 4 Silinder

  • Type mesin Liquid Cooled, 4 stroke in-line four, DOHC, 16-Valve
  • Kapasitas mesin 249cc m3
  • Rangka model teralis
  • Suspensi depan Upside down SFF-BP (Separate Function Fork-Big Piston)
  • Suspensi belakang Horizontal Back-Link.
  • Swing arm alumunium banana
  • Knalpot model underbelly
  • Rem cakram depan dengan kaliper radial 4 piston
  • Traction control (KTRC)
  • Quick Shifter (KQS)
  • Power Mode dan rem ABS

Simak penjelasan di bawah ini.

Jika dibandingkan dengan Kawasaki Ninja 250cc yang sebelumnya jelas sangat sekali berbeda mulai dari mesin, Headlight LED, lampu sein/winker, dan knalpot under belly yang mirip dengan Kawasaki Ninja 650cc 2 cylinder.

Spesifikasi mesin Kawasaki ZX25R tentu semua orang sudah tahu, yaitu bahwa Kawasaki ZX25R ini dibekali mesin 250cc (real 249cc m3), In-line Four, 4 cylinder dengan 16 valve DOHC.

Kawasaki ZX25R ini sepertinya mempunya performa yang sangat powerfull sekali, terlihat terdapat Ram Air di moncong depan yang dimana fungsinya untuk menyuplai angin yang lebih melimpah. Dan juga diberikannya fitur Ridding Modes.

Pada kaki-kaki mengusung model Radial Monobloc Caliper dengan diameter disc brake atau piringan cakram yang lebih besar. Sasis Zx-25R sangat kekar ketimbang Ninja 250cc, bagian belakang juga sudah mengusung Trellis Frame.

Untuk posisi knalpot sendiri letahnya sudah berada dibawah swing arm catalyst besar yang berada dibawah mesin untuk mendapatkan handling yang lebih enak.

Suspensi Kawasaki ZX25R menggunakan type Up Side Down (USD) yang bermerk Showa dengan teknologi SFF-BP (Separate Function Fork-Big Piston), dan piston suspensi teleskopiknya juga besar.

Untuk velg ZX25R ini mirip dengan Ninja 250cc sebelumnya dengan 5 spoke, namun dimensinya lebih besar mengingat Kawasaki ZX25R 4 silinder ini lebih garang dibanding Ninja 250cc paralel twin. Ukuran ban depan sebesar 120/60-17 sama dengan Ninja 250 Fi 2016 SE, ban belakang 150/70-17 lebih kecil dari Ninja 250 Fi 2016 SE.

Diameter rotor rem depan juga lebih besar ketimbang pendahulunya, meskipun masih menggunakan single disc tapi pengereman ZX25R ini akan tetap lebih pakem karena memakai kaliper rem radial 4 piston.

Untuk Swing-arm sendiri Kawasaki ZX25R sudah menggunakan model aluminium dengan desain melengkung asimetris antar lengan ayun kanan dan kiri, mirip dengan Ninja 650. Suspensi belakang monoshock nya semi tiduran, oleh kawasaki dinamakan Horizontal Back-Link.

Sistem elektronik dari Kawasaki Ninja ZX25R ini dibekali dengan Traction Control System, adanya fitur Kawasaki Quick Shifter, dan juga Kawasaki Riding Mode yang menambah kemewahan dari Motor 250cc 4 silinder ini.

Harga Kawasaki ZX25R 250cc 4 Cylinder

Dengan segala teknologi dan kemewahan dari motor Kawasaki ZX25R tentu kalian sasngat penasaran juga dengan harga yang akan dibanderol. Kabarnya dari beberapa dealer Kawasaki harga Kawasaki ZX25R ini akan dibanderol dengan harga 95 jutaan untuk versi standar, dan 115 juta untuk full spek. Namun diprediksikan harganya bisa tembus 140 juta. Ngeri kali bukan? hehehe

 

Berikan Rating sekarang!

Hasil FP3 MotoGP Jepang, Petrucci Tercepat Kalahkan Marquez Dan Rossi

Pada sesi latihan FP3 MotoGP Jepang Sabtu, 19 Oktober berjalan dengan diguyur hujan. Marquez sempat memimpin sesi latihan bebas 3, namun Danilo Petrucci yang terkenal bersahabat dengan hujan berhasil meraih posisi pertama pada FP3 MotoGP Jepang.

1 9 Danilo PETRUCCI ITA Ducati Team Ducati 300.0 1’54.710
2 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 299.1 1’54.884 0.174 / 0.174
3 21 Franco MORBIDELLI ITA Petronas Yamaha SRT Yamaha 294.2 1’55.175 0.465 / 0.291
4 12 Maverick VIÑALES SPA Monster Energy Yamaha MotoGP Yamaha 295.0 1’55.458 0.748 / 0.283
5 50 Sylvain GUINTOLI FRA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 297.5 1’55.590 0.880 / 0.132
6 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 303.3 1’55.722 1.012 / 0.132
7 42 Alex RINS SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 297.5 1’55.796 1.086 / 0.074
8 20 Fabio QUARTARARO FRA Petronas Yamaha SRT Yamaha 293.4 1’55.811 1.101 / 0.015
9 44 Pol ESPARGARO SPA Red Bull KTM Factory Racing KTM 294.2 1’55.824 1.114 / 0.013
10 88 Miguel OLIVEIRA POR Red Bull KTM Tech 3 KTM 294.2 1’55.860 1.150 / 0.036
11 36 Joan MIR SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 300.0 1’55.972 1.262 / 0.112
12 46 Valentino ROSSI ITA Monster Energy Yamaha MotoGP Yamaha 291.8 1’56.230 1.520 / 0.258
13 82 Mika KALLIO FIN Red Bull KTM Factory Racing KTM 295.0 1’56.243 1.533 / 0.013
14 41 Aleix ESPARGARO SPA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 293.4 1’56.397 1.687 / 0.154
15 30 Takaaki NAKAGAMI JPN LCR Honda IDEMITSU Honda 294.2 1’56.537 1.827 / 0.140
16 17 Karel ABRAHAM CZE Reale Avintia Racing Ducati 297.5 1’56.809 2.099 / 0.272
17 35 Cal CRUTCHLOW GBR LCR Honda CASTROL Honda 293.4 1’56.812 2.102 / 0.003
18 43 Jack MILLER AUS Pramac Racing Ducati 299.1 1’56.840 2.130 / 0.028
19 63 Francesco BAGNAIA ITA Pramac Racing Ducati 300.8 1’57.176 2.466 / 0.336
20 29 Andrea IANNONE ITA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 294.2 1’57.226 2.516 / 0.050
21 55 Hafizh SYAHRIN MAL Red Bull KTM Tech 3 KTM 293.4 1’57.555 2.845 / 0.329
22 99 Jorge LORENZO SPA Repsol Honda Team Honda 295.0 1’57.605 2.895 / 0.050
23 53 Tito RABAT SPA Reale Avintia Racing Ducati 295.8 1’58.621 3.911 / 1.016

Berikan Rating sekarang!

Penonton MotoGP Sudah Mulai Bosan, Dorna Harus Segera Bertindak

Siapa yang tidak tahu MotoGP? Semua orang tahu baik orang kecil maupun orang dewasa. MotoGP adalah salah satu olahraga balap terakbar di dunia karena menggunakan motor dengan teknologi khusus yang tidak diperjual belikan secara publik.

Sejak dulu MotoGP sangat digemari karena banyak menyuguhkan aksi-aksi menarik yang dilakukan oleh para pembalap di atas lintasan. Tak jarang kita sebagai penonton ikut terbawa suasana hingga berdebar-debar ketika ada aksi saling overtake antar pembalap.

Dulu semua pembalap nyaris kompetitif dan mampu bersaing, kesenjangan gap antar pembalap pun juga tidak terlalu jauh. Semua bisa mempunyai kesempatan untuk menang.

Kita sadar bahwa seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi pasti akan ada yang namanya perubahan. Tapi kita sangat tidak menduga jika perubahan itu juga terjadi terhadap tingkat kekompetitifan pembalap MotoGP itu sendiri.

Seperti yang kita tahu bahwa Marquez adalah salah satu pembalap yang tercepat di MotoGP saat ini, bahkan mungkin hanya satu-satunya. Dia selalu tampil kompetitif di semua sirkuit, di setiap balapan semua orang tahu bahwa dia yang akan menang.

Jika dulu MotoGP sangat menarik, berbeda dengan sekarang, sekarang semua sudah berubah, bahkan bisa dibilang MotoGP membosankan. Saat menonton MotoGP kita serasa menonton acara mancing. Dari awal hingga menjelang balapan berakhir jarang kita temukan aksi salip-menyalip antar pembalap.

Kita sebagai penonton sudah bisa memprediksi siapa yang akan menang, dan kapan akan ada aksi overtaking. Ya, kita semua sudah tahu bahwa Marquez yang akan menang. Meskipun saat balapan dia masih berada di posisi kedua dan seolah-olah mengejar pembalap di depan, tapi kita sudah tahu bahwa dia yang akan menang karena dia akan memberikan tekanan di lap terakhir. Dia selalu melakukan hal itu hampir di setiap balapan. Sangat membosankan.

Karena hal itu, Jadi saat setiap kita menonton MotoGP kita tidak perlu menonton dari awal sampai akhir. Kita hanya perlu menyalakan TV saat start dimulai, lalu matikan TV dan kemudian kembali nyalakan TV saat balapan hampir selesai. Itu karena di tengah-tengah balapan tidak ada aksi yang menarik. Dengan itu kita bisa menghemat tagihan listrik.

Dorna selaku promotor MotoGP harus segera bertindak melakukan sesuatu untuk memperbaiki masalah ini seperti yang pernah mereka lakukan dulu. Dulu Dorna melakukan penyeragaman ECU dengan tujuan supaya semua pembalap dapat bersaing di barisan depan. Jadi semua tim harus menggunakan ECU yang direkomendasikan oleh Dorna, yaitu ECU Magneti Marelli. Tapi sekarang apa yang terjadi? Apakah tujuan itu berjalan dengan baik? Lihat kenyataannya sekarang!

Kami tidak menuntut semua pembalap atau tim bisa kompetitif, karena kami sadar bahwa setiap pembalap dan tim mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Tapi sangat aneh rasanya jika dari 22 pembalap hanya 1 pembalap saja yang nyaris bisa menang di setiap balapan, dalam hal ini contohnya adalah Marc Marquez. Di musim ini Marquez tidak pernah finish di luar dua besar, dia hanya sekali tidak naik podium itupun saat dia jatuh di MotoGP Amerika.

Apakah salah jika Marquez selalu menang? Tentu saja jawabannya TIDAK! Tapi kenapa hanya Marquez? Sedangkan rekan setimnya yang menggunakan motor yang sama tidak bisa seperti Marquez padahal dia seorang juara dunia 3 kali?

Kami senang jika Marquez menang, bahkan juara dunia sekalipun. Tapi bukan cuma itu yang kami inginkan, kami menginginkan tontonan yang menarik meskipun kami tahu bahwa balapan bukanlah drama. Kembalikan MotoGP yang dulu!

Berikan Rating sekarang!

Statistik Menarik Marc Marquez MotoGP Musim 2019

Seperti yang kita tahu bahwa Marc Marquez sudah resmi menjadi juara dunia MotoGP musim 2019. Tapi apakah kamu tahu bagaiaman hebatnya Marc Marquez menjalani MotoGP musim 2019?

Marquez sangat begitu kompetitif di setiap sirkuit. Entah itu sirkuit yang berkarakter long track, short track, stop and go, mau pun bertipe corner speed, Marc Marquez selalu tampil dominan. Dia nyaris tidak mempunyai titik lemah.

Dengan segala kemampuan yang dia punya serta dukungan tim yang sangat hebat Dia menjelma sebagai pembalap yang sempurna jauh unggul dari lawan-lawannya.

Dia mempunyai statistik yang sangat menarik dalam menjalani musim ini. Dia hanya sekali tidak naik podium, itupun saat dia mengalami kecelakaan pada MotoGP Amerika.

15 belas balapan dengan sembilan kali menang dan lima kali podium kedua. Marquez tidak pernah finish diluar dua besar, podium tiga pun tidak pernah. Benar-benar mengesankan!

Berikut ini adalah statistik Marc Marqez yang membuatnya mampu meraih gelar juara duania MotoGP 2019 yang ke-8 di MotoGP Thailand.

  1. Balapan sebanyak 15 kali
  2. Podium 1 sembilan kali
  3. Podium 2 lima kali
  4. Pole position 9 kali
  5. Strat dari posisi kedua 2 kali
  6. Start dari posisi ketiga 3 kali
  7. Fastest Lap 9 kali
  8. Poin 325

Sangat menarik bukan? Dengan catatan seperti itu sudah sewajarnya jika Marc Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP 2019.

 

Berikan Rating sekarang!

Resmi, Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019

Tahiland – Dengan finish di urutan kedua pada MotoGP Thailand Marc Marquez akhirnya sukses kunci gelar juara dunia MotoGP 2019. Pada serie MotoGP ke-15 ini Marquez start dari posisi ke-3.

Ini merupakan gelar ke-8 untuk Marquez selama Ia berkarir di dunia balap Internasional, 6 diantaranya adalah gelar juara dunia pada kelas MotoGP.

Quartararo memimpin balapan sejak awal, Ia juga mengincar kemenangan pertamanya di MotoGP sekaligus ingin memecahkan rekor menjadi pembalap satelite Yamaha yang mampu memenangkan balapan.

Namun sayang, Marc Marquez yang memang mempunyai chance besar untuk menang berhasil menunda keinginan Quartararo.

Marc Marquez menjalani musim 2019 dengan konsistensi yang sangat baik. Dalam 15 balapan pada musim ini Dia selalu meraih podium 1 dan 2, Marquez tidak pernah meraih podium 3 apa lagi keluar dari lima besar.

Dia hanya 1 kali tidak meraih podium yaitu ketika balapn di Amerika dikarenakan jatuh, dan Alex Rins yang berhasil menjadi pemenang pada waktu itu.

Dalam 15 kali balapan Marquez berhasil memenangkan sebanyak 9 balapan dan hanya lima kali meraih podium 2. Jelas sebuah catatan yang sangat menarik.

Dia sangat konsisten hampir di seluruh sirkuit. Tidak ada lagi yang namanya sirkuit Yamaha, sirkuit Honda, atau pun sirkuit Ducati, yang ada sekarang adalah sirkuit Marquez. Congratulations Super Marc!

Berikan Rating sekarang!

Lastest Post

Popular Post