Beranda WSBK Ducati Mendapat Penalti Potongan Limit 250 Rpm, Honda Dapat Tambahan 500 Rpm

Ducati Mendapat Penalti Potongan Limit 250 Rpm, Honda Dapat Tambahan 500 Rpm

Mulai balapan di Assen, Belanda seri selanjutnya, Tim Ducati harus berusaha lebih keras karena mendapatkan penalti potongan Rev-limit (Limit RPM) sebanyak 250 Rpm dari Komisi Superbike badan yang mencakup Federmoto Internasional dan promotor Dorna.

Rpm Ducati Panigale V4R sebelumnya 16.350 Rpm, dipotong 250 jadi tinggal 16.100 Rpm. Sedangkan Tim Moriwaki Honda WSBK mendapatkan tambahan Limit sebanyak 500 Rpm, yang sebelumnya 14.550 Rpm kini menjadi 15.050 Rpm.

Dalam tiga seri terakhir, Bautista telah memenangkan semua balapan mulai dari Race 1, Race 2, dan Superpole dengan total sembilan balapan. Pemotongan limit RPM ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antar tim dan pembalap lain, sekaligus menyeimbangkan persaingan.

Namun sepertinya itu tidak akan terlalu berpengaruh di Assen, karena di Assen tidak ada trek panjang seperti di trek sebelumnya Australia, Thailand, dan Aragon.

Kebijakan itu diambil mungkin karena performa Bautista yang sama sekali tidak terbendung oleh pembalap lain. Sembilan kali menang, bahkan dalam setiap balapan Bautista tidak pernah lebih dari 10 detik saat di posisi kedua, dan GAP kemenangannya pun juga sangat jauh dari pembalap di belakang.

Teknisi dari tim dan pabriukan lain mendukung atas pemotongan Rpm yang diterima Ducati. Diprediksikan performa Ducati akan mengalami sedikit penurunan dari sebelumnya, karena biasanya puncak daya akan lebih rendah dari kecepatan maksimum.

Pemotongan limit Rpm Ducati Panigale V4R bukan untuk Bautista saja, tapi juga berlaku untuk Chaz Davies, Eugene Laverty dan Michael Rinaldi.

Berikut aturan baru Limit Rpm atau rev limiter untuk semua tim dan Pabrikan di ajang WSBK mulai seri Assen:

Aprilia 14700
BMW 14950
BMW 2019 14900
Ducati V2 12400
Ducati V4 16100
Honda 15050
Kawasaki 2018 14100
Kawasaki 2019 14600
MV Agusta 14950
Suzuki 14900
Yamaha 14700

 

Berikan Rating sekarang!

Komentar dengan Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here